
Siklus adalah pergantian perputaran antara satu dengan yang lainnya. Kemudian ada istilah sistem pembelajaran. Menurut Jonnson, Kast dan Rosenzweing (alih bahasa Pemuji, 1980:4) dalam Amirin (1996: 10), sistem adalah suatu kebulatan/keseluruhan yang kompleks atau terorganisir; suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan/keseluruhan yang kompleks atau utuh. Komponen-komponen pembelajaran antara lain: (1. Tujuan Pembelajaran dan kompetensi, (2. Bahan Ajar, (3. Media/Strategi pengajaran, (4. Evaluasi/Penilaian. Tujuan pembelajaran adalah perubahan yang diharapkan setelah adanya pembelajaran. Perubahan itu meliputi aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap dan tingkah laku), dan psikomotorik (gerakan ragawi/ketrampilan).(Ramayulis, 2006: 220). Bahan ajar itu berisikan seperangkat meteri yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan untuk belajar. (Fathurrohman, 2008: 10). Bahan ajar ini bentuknya bermacam-macam, misalnya Buku, LKS, Video/Film dan semua yang memungkinkan untuk digunakan atau mewujudkan proses belajar. Kemudian, strategi pengajran adalah kegiatan umum seorang pendidik dalam proses mengajar untuk menciptakan proses belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah digariskan. Dan, evaluasi adalah suatu upaya penilaian terhadap tujuan pembelajaran, bahan ajar dan strategi/media yang digunakan.